"Ada Elang Ausindo, harusnya sampai dengan tanggal
24 (November), saya hentikan sekarang. Ada 6 pesawat kita di sana dan
harus kembali. Terus ada latihan dengan Kopassus yang sedang berlangsung
di Lembang. Di bidang operasi juga akan kita hentikan, langsung
berhenti," tegas Panglima TNI Jenderal Moeldoko
usai menyambut
kedatangan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte di Istana Merdeka,
Jakarta, Rabu (20/11/2013).
Moeldoko menjelaskan, hingga kini
belum ada tanggapan dari pemerintah Australia atas sikap tegas dan cepat
Indonesia itu. "Sementara belum ada tanggapan, karena baru saja kita
lakukan," ujarnya.
Moeldoko tak menampik jika langkah ini akan
mengganggu hubungan kedua negara. Namun di lain sisi dia menegaskan
bahwa dalam mengambil sikap politik itu harus jelas.
"Tentu akan
mengganggu hubungan, tapi saya selaku panglima harus tetap menjaga
keseimbangan untuk menghadapi situasi ini. Karena itu secara pribadi
saya masih berkomunikasi dengan panglima mereka. Tapi sikap politik
harus jelas," tegas mantan KSAD ini.
Lulusan terbaik Akademi
Militer (Akmil) 1981 ini mengatakan, alasan dihentikannya latihan
bersama ini sangat jelas. "Kenapa dihentikan? Karena latihan bersama
adalah bagian dari mutual trust. Jadi kalau sudah tidak percaya, untuk apa kita lakukan latihan bersama?" tegasnya. (Ali/Yus)

No comments:
Post a Comment