Mulai Februari tahun depan, sekitar 1.200 Marinir AS diperkirakan akan berotasi keliling Wilayah Utara selama enam bulan.
Para marinir ini akan ditempatkan di barak-barak Robertson milik angkatan bersenjata Australia di Darwin.
Dalam
waktu empat tahun ke depan, rotasi tersebut diperkirakan melibatkan
kira-kira 2.500 personil, untuk membentuk kekuatan darat dan udara
Marinir AS, lengkap dengan kapal dan kapal udara.
Bulan
Agustus lalu, lebih dari 3.000 Marinir dan pelaut AS terlibat dalam
persiapan dan pendukungan latihan militer bersama di daerah pelatihan
lapangan Bradshaw milik ADF, yang terletak sekitar 320 kilometer ke arah
Barat Daya dari Darwin.
Bulan lalu, Perdana Menteri Australia
Tony Abbott menyatakan bahwa seluruh infrastruktur yang dibutuhkan akan
disiapkan untuk mengakomodir mereka.
Brendan Sargeant, wakil
sekretaris bidang strategi di Departemen Pertahanan Australia,
mengatakan bahwa Australia masih berdiskusi dengan AS soal program ini.
Sargeant
menyatakan pada sebuah komite Senat untuk perkiraan biaya bahwa
Departemen Pertahanan berharap bisa mengembalikan semua, atau
setidaknya, sebagian biaya yang diperlukan.
"Kami
sedang berdiskusi dengan AS," jelasnya, "Kerangka besarnya adalah bahwa
kita akan mengkonstruksi fasilitas, kemudian AS akan menyewa...Seiring
waktu, kita akan mencoba membuat ini menjadi senetral mungkin dari segi
biaya"
No comments:
Post a Comment