Rencananya, Cygnus sudah akan diluncurkan Desember lalu. Tetapi sebuah
pompa pendingin di ISS rusak dan harus diperbaiki, sehingga tidak bisa
menerima kedatangan Cygnus. Selasa (07/01/2014), ketika sudah akan
diluncurkan, suhu di lokasi terlalu rendah, sehingga terpaksa ditunda
lagi. Sehari kemudian peluncuran kembali tertunda, kali ini akibat
terlalu banyaknya sinar kosmik.
ISS Digunakan Sampai 2024
Sebelumnya, AS mengumumkan perpanjangan waku penggunaan ISS
selama empat tahun, jadi sampai 2024. Ini adalah "hadiah besar"
pemerintah AS, kata manajer NASA William Gerstenmaier, yang
bertanggungjawab tentang penerbangan menggunakan awak. Stasiun ruang
angkasa itu, yang mengitari bumi dengan jarak sekitar 350 km, digunakan
16 negara, termasuk Jerman. Mitra NASA adalah badan ruang angkasa Rusia,
Kanada, Eropa dan Jepang.
Gerstenmaier mengatakan, perpanjangan berlaku hingga secepatnya 2024.
Secara teknis, ISS bahkan bisa digunakan hingga 2028. Biaya penggunaan
ISS kira-kira sampai tiga milyar Dolar per tahun, demikian NASA.
Sedangkan Kongres AS sudah menyetujui anggaran NASA sampai 2020.
Jurubicara NASA, David Weaver mengatakan, ini sudah perpanjangan kedua
selama masa pemerintahan Presiden Barack Obama. Ia juga merujuk pada
pentingnya kegunaan ISS bagi ilmu pengetahuan, dan kini itu bisa
digunakan sebaik mungkin.
Pesan Menggembirakan bagi Penerbangan Swasta
Menurut Gerstenmeier, perpanjangan penggunaan ISS juga merupakan pesan
menggembirakan bagi penerbangan swasta. NASA menghentikan program
pesawat ulang-alik (Shuttle) tahun 2011, sehingga tidak punya lagi
armada pesawat angkasa sendiri. Akibat biaya yang tinggi, sejak itu
pemerintah AS lebih mengutamakan tawaran penerbangan swasta. Saat ini
dua perusahaan AS, SpaceX dan Orbital Sciences, menawarkan penerbangan
untuk membawa perbekalan ke ISS. Pesawat tanpa awak Cygnus adalah
tawaran dari Orbital Sciences.

No comments:
Post a Comment