Enam tentara AS tewas ketika helikopter Blackhawk jatuh di Provinsi
Zabul pada 17 Desember. Tetapi, keadaan yang tepat sekitar kecelakaan
masih menjadi subyek yang membingungkan.
"Keluarga para tentara yang tewas dalam kecelakaan helikopter 17
Desember telah diberitahu bahwa tindakan musuh yang menjadikan penyebab
kecelakaan dan hilangnya nyawa," kata Pasukan Bantuan Keamanan
Internasional (ISAF) yang dipimpin NATO dalam satu email kepada AFP.
"Penyelidikan sedang berlangsung,'' kata ISAF. ''Rincian lebih lanjut akan diberikan ketika investigasi selesai."
Para pejabat pertahanan AS mengatakan para penyelidik sedang melihat
kemungkinan bahwa pesawat meledak dipicu oleh peledak buatan sendiri
ketika terbang pada ketinggian rendah. CNN melaporkan versi pertama baru militer atas peristiwa itu.
Dalam beberapa jam setelah kecelakaan, petugas AS menyarankan
helikopter itu pergi turun karena kegagalan mekanis. Tetapi, awak
pesawat mungkin telah diserang setelah helikopter jatuh.
Namun, para pejabat kemudian mundur dari tudingan itu dan mengesampingkan setiap tembakan musuh.
http://www.republika.co.id 
No comments:
Post a Comment