Grumman E-2 Hawkeye adalah pesawat Amerika semua cuaca,
pesawat berbasis kapal induk taktis udara , airborne early warning
(AEW). Pesawat ini twin turboprop dirancang dan dikembangkan selama
1950-an dan awal 1960-an oleh Grumman Aircraft Company untuk Angkatan
Laut Amerika Serikat sebagai pengganti sebelumnya E-1 Tracer , yang
dengan cepat menjadi usang.
Walaupun AL AS sudah mempunyai keinginan sangat lama untuk platform
pengintaian dan survey udara, ternyata membutuhkan waktu yang lama untuk
mewujudkan sebuah pesawat pengintai yang dapat beroperasi pada kapal
induk. Meskipun demikian, diperlukan beberapa tahun lagi agar komputer
mempunyai kekuatan yang cukup sehingga mampu mencari (tracking) dan
memproses lebih dari satu target pada satu waktu. Keinginan ini akhirnya
terwujud ketika Grunman dinyatakan sebagai pemenang kontrak AL untuk
membuat pesawat peringatan awal dan kontrol udara (airborne early
warning and control=AWACS).
Desain Grumman terdapat mesin turboprop kembar yang dipasang di bawah
sayap yang dipasang-tinggi. Bodi pesawat yang panjang dapat diawaki
oleh lima orang, termasuk tiga spesialis misi. Terdapat "radom" berputar
besar yang dipasang pada tiang di atas "juncture" sayap. Untuk
mengatasi aliran udara di sekitar "radome", pada ekornya terpasang empat
sirip pada ekor horizontal dengan dihedral signifikan. Desain ini
pertama kali terbang pada 1960, awalnya dikenal sebagai W2F-1, tetapi
kemudian diberi nama E-2A Hawkeye sebelum mulai beroperasi.
AL menerima 59 pesawat E-2A pada 1967, tetapi segera diupgrade
menjadi E-2B standar dengan pemasangan komputer prosesing yang lebih
kuat dan peralatan pengisian bahan bakar udara. Tak berapa lama
kemudian, Grumman mulai memproduksi model E-2C baru yang termasuk di
dalamnya sustem avionic yang jauh lebih canggih dan mesin yang lebih
bertenaga. Pesawat-pesawat ini terus diupgrade secara kontinu dengan
radar dan sensor baru, sistem avionic yang lebh canggih, peralatan
processing yang lebih baik dan upgrade software yang memungkinkan
pesawat ini untuk melakukan tracking terhadap 250 target dan mengkontrol
30 pesawat interceptor pada waktu bersamaan.
Dalam rangka untuk melindungi armada AS, E-2 juga digunakan oleh agen
badan hukum untuk melacak peredaran narkoba. E-2 juga popular di AL
Prancis dan beberapa negara lain. Sekitar 150 pesawat E-2C Hawkeyes
sedang dibuat dengan produksi berkecepatan rendah (low-rate production).
Sebuah varian baru yang disebut E-2D dengan peralatan elektronik baru
juga sedang dalam proses pengembangan.

No comments:
Post a Comment